BAB I
PENDAHULUAN
Bibliografi
berasal dari bahasa Yunani dengan akar kata Biblion: yang berarti
buku dan Graphein: yang berarti menulis, maka kata Bibliografi secara harfiah berarti
penulisan buku. Dalam hal ini maka bibliografi berarti kegiatan teknis membuat deskripsi untuk suatu cantuman tertulis atau pustaka yang telah diterbitkan, yang tersusun secara sistematik berupa.. daftar menurut aturan yang dikehendaki. Dengan demikian tujuan bibliofrafi adalah untuk mengetahui adanya suatu buku/pustaka atau sejumlah buku/pustaka yang pernah diterbitkan.
buku dan Graphein: yang berarti menulis, maka kata Bibliografi secara harfiah berarti
penulisan buku. Dalam hal ini maka bibliografi berarti kegiatan teknis membuat deskripsi untuk suatu cantuman tertulis atau pustaka yang telah diterbitkan, yang tersusun secara sistematik berupa.. daftar menurut aturan yang dikehendaki. Dengan demikian tujuan bibliofrafi adalah untuk mengetahui adanya suatu buku/pustaka atau sejumlah buku/pustaka yang pernah diterbitkan.
APA
American Psychological Association) bentuk ini sering digunakan untuk mengutip
sumber-sumber dalam ilmu social. Sumber daya ini direvisi 6 tahun yang lalu
sesuai dengan edisi setakan kedua dari APA, kutipan dalam teks, catatan
akhir/catatan kaki, dan halaman referensi.
Pedoman APA tentukan menggunakan kapitalisasi kalimat-gaya untuk judul buku
atau artikel, sehingga Anda harus memanfaatkan hanya kata pertama dari judul
dan subjudul. Pengecualian untuk aturan ini akan menjadi judul berkala dan
nama yang tepat dalam judul yang masih harus dikapitalisasi. The berkala
Judul dijalankan dalam kasus judul, dan diikuti oleh nomor volume yang, dengan
judul, juga dicetak miring. Jika ada lebih dari satu penulis, gunakan ampersand
(&) sebelum nama penulis terakhir. Jika ada lebih dari enam penulis,
daftar hanya yang pertama dan penggunaan et al . untuk sisanya.[1]
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Bibliografi
Kata
bibliografi berasal dari bahasa Yunani dengan akar kata Biblion: yang berarti
buku dan Graphein: yang berarti menulis, maka kata Bibliografi secara harfiah berarti
penulisan buku[2].
buku dan Graphein: yang berarti menulis, maka kata Bibliografi secara harfiah berarti
penulisan buku[2].
Dalam
hal ini maka bibliografi berarti kegiatan teknis membuat deskripsi untuk suatu
cantuman tertulis atau pustaka yang telah diterbitkan, yang tersusun secara
sistematik berupa.. daftar menurut aturan yang dikehendaki.
Dengan
demikian tujuan bibliofrafi adalah untuk mengetahui adanya suatu buku/pustaka
atau sejumlah buku/pustaka yang pernah diterbitkan.[3]
B.
Unsur-Unsur
Bibliografi dan Contoh Penulisannya
a. Nama
Pengarang, yang dikutip secara lengkap.
b. Judul
Buku, termasuk judul tambahannya.
c. Data
Publikasi: penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke berapa, nomor
jilid
buku dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.
buku dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.
d. Untuk
sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah,
atau surat kabar, tanggal dan tahun.[4]
atau surat kabar, tanggal dan tahun.[4]
C.
Penyusunan
Bibliografi
a. Nama
pengarang diurutkan berdasarkan urutan abjad.
b. Jika
tidak ada nama pengarang, judul buku atau artikel yang dimasukkan dalam urutan
abjad.
abjad.
c. Jika
untuk seorang pengarang terdapat lebih dari satu bahan refrensi, untuk refrensi
kedua dan seterusnya, nama pengarang tidak diikutsertakan, tetapi diganti dengan
garis sepanjang 5 atau 7 ketikan.
kedua dan seterusnya, nama pengarang tidak diikutsertakan, tetapi diganti dengan
garis sepanjang 5 atau 7 ketikan.
d. Jarak
antara baris dengan baris untuk satu refrensi adalah satu spasi. Namun, jarak
antara pokok dengan pokok lain adalah dua spasi.
antara pokok dengan pokok lain adalah dua spasi.
e. Baris
pertama dimulai dari margin kiri. Baris kedua dan seterusnya dari tiap pokok
harus dimasukkan ke dalam sebanyak tiga atau empat ketikan.
harus dimasukkan ke dalam sebanyak tiga atau empat ketikan.
D.
Jenis-Jenis
Bibliografi
Jenis
bibliografi yang dihasilkan dalam pembuatan publikasi sekunder akan tergantung
pada jenis pustaka yang akan didaftar. Misalnya akan dibuat daftar yang berasal
dari deskripsi katalog buku yang dimiliki perpustakaan, maka daftar tersebut
dapat dinamakan daftar katalog. Sementara jika daftar yang disusun berdasarkan
judul artikel suatu majalah, maka daftar tersebut dapat disebut daftar isi.
Dari
segi cara penyajian dan uraian deskripsinya, bibliografi dibagi menjadi:
1. Bibliogrfi
deskriptif
Yaitu
bibliografi yang dilengakapi deskripsi singkat yang didapat dari gambaran fisik
yang tertera atau tertulis dalam bahan pustaka. Seperti judul buku atau majalah, judul
artikel, nama pengarang, data terbitan (impresium), kolasi serta abstrak
yang tertulis.
yang tertera atau tertulis dalam bahan pustaka. Seperti judul buku atau majalah, judul
artikel, nama pengarang, data terbitan (impresium), kolasi serta abstrak
yang tertulis.
2. Bibliografi
evaluatif:
Yaitu bibliografi yang dilengkapi
dengan evaluasi tentang suatu bahan pustaka.
Evaluasi ini biasanya mencakup penilaian terhadap isi suatu bahan pustaka atau
artikel.
Evaluasi ini biasanya mencakup penilaian terhadap isi suatu bahan pustaka atau
artikel.
E.
Cakupan
Bibliografi
Dari segi cakupanya, bibliografi dapat dibagi menjadi:
1. Bibliografi
retrospektif
Yaitu jenis bibliografi yang mencatat
bahan pustaka yang telah diterbitkan pada jaman
yang lampau. Misalnya “Bibliografi Sejarah Perang Dipenogoro”
yang lampau. Misalnya “Bibliografi Sejarah Perang Dipenogoro”
2. Bibliografi
terkini/current
Yaitu jenis bibliografi yang mencatat
terbitan yang sedang atau masih terbit saat ini. Contohnya Ulrich’s
International Periodicals Directory.
3. Bibliografi
selektif
Yaitu jenis bibliografi yang mencatat
terbitan tertentu dengan tujuan tertentu. Misalnya “Buku bacaan terpilih untuk
anak usia pra sekolah”.
4. Bibliografi
Subjek
Yaitu jenis bibliografi yang mencatat
bahan pustaka atau artikel pada bidang ilmu dan
subjek tertentu. Misalnya “Bibliografi khusus ternak kelinci”.
subjek tertentu. Misalnya “Bibliografi khusus ternak kelinci”.
5. Biliografi
Nasional
Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan suatu
negara atau daerah regional tertentu. Contohnya “Bibliografi Nasional
Indonesia”.[5]
Penentuan
cakupan/topik suatu bibliografi ditentukan berdasarkan berbagai
pertimbangan antara lain :
pertimbangan antara lain :
a. Permintaan
pengguna
b. Topik
yang sedang berkembang atau yang banyak diperlukan saat itu
c. Dokumentasi
koleksi yang dimiliki
d. Mandat
instansi
F.
Bagian-bagian
Bibliografi
Suatu deskripsi
bibliografi biasanya terdiri dari :
a. Judul
: berisi judul artikel atau judul buku yang akan dideskripsikan
b. Kepengarangan
: berisi nama pengarang perorangan atau pengarang badan korporasi
c. Sumber
: berisi judul jurnal, judul prosiding, atau judul buku dimana informasi tersebut
berada.
d. Data
terbitan (impresium): berisi data tentang kota terbit, nama terbit, dan tahun terbit
e. Keterangan
fisik buku (kolasi), yang berisi halaman lokasi artikel ditemukan.
f. Keterangan
informasi, seperti abstrak
g. Keterangan
tambahan, seperti lokasi rak penyimpanan, kode call number, perpustakaan
pemilik bahan pustaka, dan sebagainya.
G.
Manfaat
Bibliografi
Pencatatan
informasi mengenai koleksi perpustakaan dalam bentuk bibliografi dilakukan
dengan berbagai alasan antara lain:
a. Jumlah
koleksi perpustakaan yang semakin meningkat bentuk dan bidang kajiannya
b. Kebutuhan
informasi para pengguna yang semakin beragam dan meningkat
jumlahnya
jumlahnya
c. Upaya
untuk meningkatkan kualitas layanan penelusuran informasi yang cepat dan
tepat.
tepat.
Oleh
karena itu penyusunan suatu daftar bibliografi mempunyai fungsi utama untuk
membantu pemakai mencari dan menelusuri informasi tertentu. Fungsi lain dari bibliografi
adalah sebagai bagian dari jasa pelayanan perpustakaan kepada pemakai.
Dengan
menerbitkan suatu bibliografi, pustakawan dapat menawarkan koleksinya kepada
pemakai tanpa harus mengeluarkan seluruh koleksi yang dimilikinya, serta dapat
menjangkau pengguna yang tinggal jauh dari perpustakaan.
Dengan
demikian maka, bibliografi dapat digunakan sebagai:
a. Bahan
rujukan terhadap koleksi perpustakaan
b. Daftar
koleksi yang dimiliki perpustakaan
c. Daftar
informasi bahan pustaka mengenai suatu bidang kajian tertentu, dan
sebagainya.[6]
sebagainya.[6]
H.
Penulisan Bibliografi Format APA Sistem
I.
Penulisan
Nota Rujukan
Rujukan yang dimasukkan dalam teks,
samada sumber rujukan itu telah diterbitkan atau tidak hendaklah direkodkan.
Sebagaimana sistem Harvard, menulis nota rujukan gaya APA juga mengambil kira
sumber rujukan atau bahan samada buku, jurnal, tesis, laman Web dan sebagainya.
a. Kaedah menulis nota rujukan bagi bahan yang diambil
daripada buku
Apabila mengunakan sistem ini, rujukan dalam teks hendaklah ditulis atas
nama utama pengarang sahaja (tanpa nama ringkasannya) seperti berikut:
(i)
Meletakkan tahun terbitan dalam kurungan selepas nama
pengarang yang dirujuk. Contohnya:
“Menurut Brown (2005), salah satu faktor yang menyebabkan guru
pendidikan khas meninggalkan bidang tersebut ialah kerana kurang menerima
pengiktirafan”.
(ii)
Jika nama pengarang tidak perlu ditulis dalam ayat,
maka tuliskan nama dan tahun dalam kurungan. Contoh:
“Oleh itu, kajian menunjukkan salah satu factor yang menyebabkan guru
pendiddikan khas meninggalkan bidang tersebut ialah kerana kurang pengiktirafan
(Brown, 2005)”
(iii) Sekiranya bahan sumber yang dirujuk dihasilkan
oleh dua pengarang, tuliskan nama kedua-dua pengarang. Contohnya:
“Mengikut Platt dan Olsen (1990) pula, sesuatu program pendidikan khas
hanya akan dapat dilaksanakan dengan sempurna sekiranya guru-guru pendidikan
khas menerima pengiktirafan daripada ibu bapa”
(iv) Bagi tiga pengarang atau lebih, tuliskan et.al
selepas nama pengarang pertama. Contoh:
“Antara suasana tugas yang dialami oleh guru pendidikan khas dalam program percantuman masalah pendengaran yang mungkin boleh memberi kesan kepada pencapaian akademik murid adalah pengiktirafan (Podemsky et.al, 1995)”
“Antara suasana tugas yang dialami oleh guru pendidikan khas dalam program percantuman masalah pendengaran yang mungkin boleh memberi kesan kepada pencapaian akademik murid adalah pengiktirafan (Podemsky et.al, 1995)”
(v)
Gunakan huruf kecil (a,b,c), untuk mengenal pasti dua
atau lebih penerbitan bagi pengarang yang sama dan dikeluarkan pada tahun yang
sama. Contoh:
“Contoh perisian yang mengunakan bahasa pengaturcaraan kekangan ialah
ILOG Solver (Puget dan Albert, 1994a)
“Pengunaan objek amat meluas, terutama dalam pengaturcaraan kepintaran
buatan (Puget dan Albert, 1994b)
b. Rujukan bagi bahan yang diambil selain daripada buku
(i)
Jurnal
Contoh Jurnal:
Herrington, A.J (1998). The Prototype as a construct in abnormal
psychology. Journal of Abnormal Psychology, 90, 575-585
Cara menulis dalam teks:
Menurut, Herrington (1998)……………
(ii)
Tesis
Contoh tesis:
Fadilah Kamsah (2000). Kesedaran IT di kalangan Kakitangan awam: Satu
Tinjauan. Unpublished thesis. UiTM: Fakulti Pengajian Maklumat.
Cara menulis dalam teks:
Fadilah Kamsah(2000), mengatakan bahawa……….
(iii) Bahan dari Laman Web
Contoh Web:
Clinton, J.E.(1999 september). Malaysia justice on trial. E. Journal.
4(4):12-15. Retrieved October 21, 2000, from the World Wide Web:
http://www@babyrib.clnt.gov.com
Cara menulis dalam teks:
…………….(Clinton, 1999).
II. Penulisan
Bibliografi Gaya APA
Bibliografi ialah nama yang
diberikan untuk senarai buku-buku, manuskrip dan dan lain-lain penerbitan yang
dirujuk , diterang dan disusun secara sistematik. Ia terdapat dibahagian
belakang akhiran sesebuah penerbitan bercetak. Penulisan bibliografi perlu
mengikut format seperti berikut:
(i)
Mengikut turutan abjad
(ii)
Mengikut aturan yang dimulakan dengan nama pengarang,
tahun terbit, tajuk, tempat terbit dan penerbit
(iii) Baris kedua
dan seterusnya ditulis ke tengah (1 tab)
(iv) Berikut
ialah contoh-contoh bibliografi mengikut kaedah APA
Bahan bercetak:
aa. Buku: Tiada Pengarang
A World of Strangers: Order and
action in urban public space.(1999).2nd.ed. New York: Basic
Books.
bb. Buku:Seorang pengarang
Lofland, L.(1999). A World of
Strangers: Order and action in urban public space. New York: Basic Books.
cc. Buku : Dua Pengarang
Lofland, L & Taylor, I (1999). The
New Criminalogy: For a social theory of deviance. New York: Harper &
Row
dd. Buku: Tiga Pengarang
Lofland,L., Young, J. & Taylor,
I (1999).The new criminology: For a social theory of deviance. New York:
Harper & Row
ee. Buku: Lebih dari tiga Pengarang
Lofland, L., et.al (1999). The
new criminology : for a social theory of deviance. New York: Harper &
Row.
f.f. Buku Terjemahan
Rank. O. (1932). Psychology and
the soul ( William Turner, Trans.) Philadephia: University of Pennsylavania
Press.
gg. Buku dikarang oleh Badan Korporat
Commision on intergoverment
relations (1995). Report to the President. Washington, DC: Author. Committee of
public finance. (1999). Public Finance. New York:Pitman
hh. Buku Yang disunting
Friedman, R.J., & Katz, M.M.
(Eds.) (1974). The psychology of depression: Contemporary theory and
research. New York:Wiley.
i.
Manuskrip yang tidak diterbitkan
Hardison, R. (1983).On the shoulders of giant.
Unpublished manuscript[7]
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan:
Bibliografi ialah nama yang diberikan untuk senarai
buku-buku, manuskrip dan dan lain-lain penerbitan yang dirujuk , diterang dan
disusun secara sistematik. Ia terdapat dibahagian belakang akhiran sesebuah
penerbitan bercetak.
Dengan demikian tujuan bibliofrafi
adalah untuk mengetahui adanya suatu buku/pustaka atau sejumlah buku/pustaka
yang pernah diterbitkan
Suatu deskripsi
bibliografi biasanya terdiri dari :
aa. Judul : berisi judul artikel atau judul
buku yang akan dideskripsikan
bb. Kepengarangan : berisi nama pengarang
perorangan atau pengarang badan korporasi
cc.
Sumber : berisi judul jurnal, judul
prosiding, atau judul buku dimana informasi tersebut berada.
dd. Data terbitan (impresium): berisi data
tentang kota terbit, nama terbit, dan tahun terbit
ee.
Keterangan fisik buku (kolasi), yang
berisi halaman lokasi artikel ditemukan.
f.
Keterangan informasi, seperti abstrak
gf. Keterangan tambahan, seperti lokasi rak
penyimpanan, kode call number, perpustakaan pemilik bahan pustaka, dan
sebagainya.
DAFTAR
PUSTAKA
Amani,
Penulisan Bibliografi Formmat APA
system. http://amaniresearch.blogspot.com/
diakses pada Minggu, 9 Juni 2013, pukul 14.23 WIB
Sulisttyo
Basuki, Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta:
Gramedia Pustaka, 1993
http://www.pemustaka.com/
diakses pada Minggu, 9 Juni 2013, pukul 14.25 WIB
http://perpustakaan.narotama.ac.id
diakses pada Senin, 10 Juni 2013, pukul 21.06 WIB
http://www.sciencebuddies.org/
diakses pada Minggu, 9 Juni 2013, pukul 12.43 WIB
[2] Sulisttyo Basuki, Pengantar
Ilmu Perpustakaan,( Jakarta:
Gramedia Pustaka, 1993) hal. 421
[7]
Amani,
Penulisan Bibliografi Formmat APA
system. http://amaniresearch.blogspot.com/
diakses pada Minggu, 9 Juni 2013, pukul 14.23 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar